Sopir Joko Driyono Bicara Soal Pengamanan Dokumen

Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono (kanan) bergegas saat tiba untuk menjalani pemeriksaan di Ditkrimum, Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (18/2/2019). Joko Driyono diperiksa sebagai tersangka oleh penyidik Satuan Tugas (Satgas) Antimafia Bola Polri dalam kasus dugaan skandal pengaturan skor pertandingan bola Liga 2 dan Liga 3 Indonesia. ANTARA FOTO/Wibowo Armando/RN/WSJ.

Supir Joko Driyono, Dani mengungkapkan soal perusakan dokumen dan penggeledahan dari Satgas Antimafia Bola di apartemen plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, Kamis (14/2/2/2019). Ibcbet Betrapid.

Dani meluapkan pengakuannya di acara Mata Najwa, Rabu (20/2/2019). Ia mengatakan diminta mengamankan semua dokumen berbentuk kertas.

“Tanggal 31 sekitar jam 20-23, JD telepon saya, masih bisa gak masuk lewat pintu belakang. Amankan semua yang berbentuk kertas, kecuali majalah dan buku. Saya masukin ke tas. Laptop juga suruh diamankan pakai 2 ransel.” kata Dani.

“Kemudian, saya keluar, sudah sampai lampu merah di bundaran Epicentrum, Pak JD telpon lagi. Dia menyuruh amankan CCTV,” ujarnya menambahkan.

Tak hanya mengambil dokumen, Dani juga bercerita soal mentransfer sejumlah uang atas permintaan Joko Driyono. Dani menyebut uang tersebut kebanyakan untuk keperluan sepak bola nasional.

“Kadang-kadang Bapak minta tolong transfer segala macam. Paling besar 5 miliar” ujarnya.

Lebih lanjut, Dani mengatakan bahwa Joko Driyono sudah meminta maaf karena sudah melibatkan dirinya.

“Pak JD sudah minta maaf. Dia menyesal. Saya tahu risikonya, pasti berhubungan dengan pihak berwajib. Saya mau karena intruksi dan dia atasan. Saya punya banyak utang budi, sembilan tahun,” imbuhnya.


Be the first to comment

Leave a comment

Your email address will not be published.


*