AC Milan Legawa, San Siro Dikuasai Duo Hitam-Biru di Liga Champions

Perdebatan soal diperbolehkannya Atalanta tampil di San Siro pada ajang Liga Champions musim depan akhirnya tuntas.

Atalanta akhirnya diperbolehkan meminjam Stadion San Siro untuk pertandingan kandangnya di Liga Champions musim 2019-2020.

Kepastian itu didapat setelah adanya persetujuan dari Pemerintah Kota Milan—selaku pemilik San Siro—serta dua tim yang bermarkas di sana, AC Milan dan Inter Milan.

Seperti diberitakan BolaSport.com sebelumnya, ada dua alasan Atalanta berniat tampil di San Siro di Liga Champions musim depan.

Pertama adalah jarak yang dekat.

Saat ini Atalanta belum selesai merenovasi markasnya, Stadion Azzurri d’Italia di Bergamo, agar memenuhi standar UEFA. Ibcbet Online.

Sementara stadionnya diperbaiki, Atalanta musim lalu ‘menumpang’ di Stadion Mapei, kandang Sassuolo, di Reggio-Emilia. Dibandingkan jarak ke Reggio-Emilia yang mana lebih dari 200 km, perjalanan ke Milan jauh lebih singkat bagi Atalanta.

Untuk ke San Siro, La Dea ‘cuma’ harus menempuh jarak sekitar 60 km, atau satu jam dengan menggunakan transportasi darat.

Sementara alasan kedua adalah dikeluarkannya AC Milan dari kompetisi Eropa.

AC Milan tidak akan berlaga di Liga Europa musim depan karena setuju dikeluarkan oleh UEFA untuk menyelesaikan masalah Financial Fair Play.

Alhasil, San Siro yang biasanya digunakan dua tim pada tengah pekan, hanya akan dipakai satu tim saja, yaitu Inter di Liga Champions.

Hanya saja, rencana Atalanta untuk berdiam di San Siro sepanjang pentas Benua Biru sempat mendapat penolakan dari sebagian kelompok suporter AC Milan.

“Kami akan mempertimbangkan perasaan fan kami, yang juga menderita karena kami tak bisa tampil di Liga Europa,” tutur COO AC Milan Zvonimir Boban, beberapa waktu lalu.

Namun kini, AC Milan akhirnya bersikap lebih terbuka dan menyetujui rencana rivalnya untuk sementara menetap di stadion berkapasitas 80 ribu penonton itu.

Menurut juru bicara AC Milan, keputusan ini diharapkan dapat menginspirasi terciptanya nilai-nilai luhur seperti keterbukaan, rasa hormat, dan sikap fair play di Liga Italia.

Be the first to comment

Leave a comment

Your email address will not be published.


*